Rupiah kamis pagi bergerak melemah

Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Kamis pagi bergerak melemah sebesar 11 poin jadi Rp13. 319, dibanding terlebih dulu pada posisi Rp13. 308 per dolar AS.

Rupiah kamis pagi bergerak melemah

” Bank sentral Amerika Serikat (The Fed) yang menjaga Kurs Dollar Hari Ini di Money Changer tetapi tetap masih optimistis bakal menaikan suku bunga referensinya pada saat yang akan datang menyebabkan dolar AS menguat, ” kata ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta di Jakarta, Kamis.

Ia menyampaikan kalau pada rangkuman Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) yang launching awal hari tadi ditetapkan menjaga suku bunga referensi Fed (Fed Fund Rate) di level 0, 75 % sampai 1 % menyusul performa perekonomian AS di kuartal I 2017 relatif melambat.

” The Fed tak kecewa pada perekonomian AS kuartal I 2017, mengisyaratkan meningkatnya kesempatan kenaikan Fed fund Rate pada FOMC pada Juni 2017 yang akan datang, ” tuturnya kepada KursDolar.org.

Meski sekian, lanjut dia, perkembangan product domestik bruto (PDB) Indonesia kuartal I 2017 yang diprediksikan lebih baik mendekati 5 % dengan cara tahunan bisa jadi sentimen positif untuk mata uang domestik. Terlebih, pada umumnya aliran dana asing masih tetap berkelanjutan masuk baik ke pasar saham ataupun obligasi.

Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada memberikan kalau pelajari yang dikerjakan oleh Presiden Joko Widodo pada 225 proyek strategis nasional, nampaknya buka harapan positif untuk pelaku pasar bakal perbaikan ekonomi nasional hingga ruangan rupiah untuk kembali menguat masih tetap terbuka.

Di segi lain, lanjut dia, data inflasi Indonesia yang sudah launching juga nampaknya dinilai pasar tidaklah terlalu mencemaskan karna diiringi dengan naiknya keinginan di orang-orang, yang mengisyaratkan daya beli bertambah.

Leave a Reply